GMV TikTok Shop US$64,3 Miliar di 2025: SEA Motor Pertumbuhan, AS Pasar Terbesar

1–2 minutes
TikTok Shop terus menguatkan posisinya di lanskap e-commerce global / Unsplash

TikTok Shop mencatatkan nilai transaksi bruto (gross merchandise value/GMV) global sebesar US$64,3 miliar sepanjang 2025. Angka tersebut tumbuh 94 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan 2024, seperti dikutip dari laporan Momentum Works.

Pertumbuhan ini memperkuat posisi TikTok Shop sebagai salah satu pemain utama dalam perdagangan berbasis konten. Ekspansi ke sejumlah pasar baru turut mendukung lonjakan kinerja sepanjang tahun lalu.

AS dan Indonesia Catat Pertumbuhan Tinggi

Amerika Serikat menjadi pasar terbesar TikTok Shop pada 2025 dengan GMV mencapai US$15,1 miliar. Nilai tersebut meningkat 68 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, Indonesia mencatatkan GMV sebesar US$13,1 miliar, tumbuh 111 persen secara tahunan. Kinerja ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu kontributor utama di kawasan Asia Tenggara.

Secara keseluruhan, Asia Tenggara menjadi motor pertumbuhan utama TikTok Shop. Total GMV kawasan ini hampir dua kali lipat menjadi US$45,6 miliar pada 2025.

Malaysia, Indonesia, dan Thailand mencatatkan pertumbuhan signifikan masing-masing sebesar 132 persen, 111 persen, dan 101 persen. Kinerja tersebut mempertegas peran kawasan ini sebagai pendorong ekspansi bisnis TikTok Shop secara global.

Kontribusi Live dan Shop Meningkat

Dari sisi kanal penjualan, kontribusi fitur live dan marketplace (shop) mengalami peningkatan pada 2025.

Porsi GMV dari kanal shop naik dari 32 persen pada 2024 menjadi 36 persen pada 2025. Sementara itu, kontribusi live meningkat dari 10 persen menjadi 14 persen.

Sebaliknya, kanal video tetap menjadi kontributor terbesar, meski porsinya turun dari 58 persen menjadi 50 persen. Pergeseran ini menunjukkan ekosistem penjualan yang semakin beragam dan matang.

Kategori Kecantikan Masih Mendominasi

Di pasar Amerika Serikat, kategori beauty dan personal care tetap menjadi penyumbang GMV terbesar pada 2025 dengan porsi 19 persen. Posisi berikutnya ditempati womenswear dan underwear sebesar 12 persen, serta sports and outdoors sebesar 7 persen.

Pada subkategori terlaris, wellness supplements dan woman shapewear masuk tiga besar pada 2025. Sports trading cards juga bertahan di posisi tiga besar setelah sebelumnya menempati peringkat ketiga pada 2024.

Secara global, TikTok Shop kini beroperasi di 16 pasar. Ekspansi ke negara-negara baru pada 2025, termasuk Brasil, Jepang, Spanyol, Jerman, Prancis, dan Italia, mulai memberikan kontribusi tambahan terhadap GMV.

Dengan pertumbuhan hampir dua kali lipat dalam setahun, TikTok Shop menunjukkan percepatan ekspansi yang kuat, dengan Asia Tenggara tetap menjadi pusat pertumbuhan utama.

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading