Menyelaraskan Denyut Digital Banking dengan Ritme Hidup Generasi Muda ala CIMB Niaga

3–5 minutes

Dalam lanskap perbankan Indonesia yang terus berubah, CIMB Niaga tidak hanya menjadi saksi bisu evolusi industri keuangan, tetapi juga aktor utama yang mendorong transformasi industri perbankan itu sendiri, termasuk dalam upaya digitalisasi. Memperingati 70 tahun kontribusinya bagi negeri, bank yang didirikan pada 1955 ini telah membuktikan komitmennya dalam menjawab kebutuhan masyarakat dari generasi ke generasi, tak terkecuali kalangan mobile-first (milenial dan Gen-Z) yang menginginkan segala sesuatu berjalan cepat, efisien, dan sesuai dengan gaya hidup digital mereka.

Dengan lebih dari 96% transaksi yang dilakukan melalui saluran digital pada 2023, CIMB Niaga meyakini bahwa langkahnya tak sekadar mengikuti tren belaka, tetapi benar-benar berperan menjadi pionir dalam menghadirkan layanan perbankan yang responsif terhadap perubahan perilaku konsumen.

Dari Kantor Cabang ke Genggaman Tangan

CIMB Niaga memulai transformasi digitalnya dengan memperkenalkan OCTO Mobile dan OCTO Clicks sebagai tulang punggung layanan digitalnya. Aplikasi ini tidak hanya sekadar platform transaksi, tetapi telah berevolusi menjadi “superapp” yang menyediakan solusi keuangan lengkap: mulai dari pembayaran, transfer, investasi, hingga pemantauan kesehatan keuangan.

Selain layanan digital, CIMB Niaga juga menghadirkan Digital Branch, sebuah kantor cabang hybrid yang menggabungkan layanan konvensional dengan teknologi digital. Hingga Mei 2025, sudah lebih dari 50 Digital Branch beroperasi di berbagai kota, termasuk Makassar, Palembang, dan Batam. Di sana konsumen bisa mengakses berbagai fitur seperti Self-Service Banking yang memungkinkan nasabah membuka rekening atau mengganti kartu dalam waktu kurang dari 5 menit.

Sebagai layanan digital “signature” CIMB Niaga, OCTO Mobile turut hadir dengan serangkaian proposisi nilai dari fitur-fitur yang dibawakannya, antara lain:

  • Transfer dan Pembayaran Instan: Layanan transfer antar bank tanpa biaya dan pembayaran QRIS yang dapat digunakan baik di dalam maupun luar negeri.
  • Investasi Digital: Melalui kampanye #GetWealthSoon, CIMB Niaga menyediakan akses investasi yang mudah untuk generasi muda, mulai dari reksa dana, obligasi, hingga valuta asing. Pada 2023, 58% transaksi reksa dana dan 53% transaksi obligasi dilakukan melalui platform digital CIMB Niaga.
  • Personal Financial Management (PFM): Fitur yang membantu nasabah mengelola keuangan dengan lebih baik melalui visualisasi pengeluaran, kategori budget, dan notifikasi pengingat.

Memainkan Peran dalam Literasi Finansial

CIMB Niaga secara konsisten menjalankan program Tour de Bank (TDB) untuk siswa SD dan Ayo Menabung dan Berbagi (AMDB) untuk siswa SMP dan SMA. Program ini telah menjangkau 96.739 peserta dari 1.035 sekolah di seluruh Indonesia hingga Desember 2024 . Melalui program ini, peserta tidak hanya belajar tentang menabung tetapi juga diperkenalkan pada layanan perbankan digital dan keamanan bertransaksi.

Sejak 2024, CIMB Niaga memperkenalkan program Duta Literasi Keuangan yang memilih pelajar untuk menyebarkan pengetahuan keuangan kepada teman sebayanya. Empat duta terpilih, termasuk Jemima Emanuella Tarigan dari SMPN 2 Depok, telah aktif mengedukasi pelajar lain tentang pentingnya perencanaan keuangan.

Produk tabungan khusus anak dan remaja ini tidak hanya memudahkan menabung tetapi juga dilengkapi dengan edukasi keuangan interaktif. Dengan setoran awal hanya Rp20.000, anak-anak sudah bisa memiliki rekening sendiri yang dilengkapi dengan kartu debit dan akses terbatas ke aplikasi OCTO Mobile.

Generasi muda yang lekat dengan dunia digital sangat concern dengan isu keamanan. CIMB Niaga menjawab kekhawatiran ini dengan menerapkan teknologi biometrik, notifikasi transaksi real-time, dan protokol keamanan siber yang ketat. Selain itu, nasabah juga terus diingatkan untuk berhati-hati terhadap potensi penipuan melalui layanan customer service 24 jam yang dapat dihubungi.

Kinerja Bisnis Positif

Pada kuartal pertama 2025, CIMB Niaga mencatatkan laba sebelum pajak sebesar Rp2,2 triliun, tumbuh 3,2% secara year-on-year. Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan kredit sebesar 8,7% dan transaksi digital yang terus meningkat.

CIMB Niaga aktif mendukung target pemerintah mencapai inklusi keuangan 98% pada 2045. Melalui program CommunityLink #JadiBerkelanjutan, bank ini memberdayakan 423 UMMM di Indonesia Timur, termasuk para pelaku usaha wanita dan disabilitas. Selain itu, melalui kerja sama dengan UNICEF, CIMB Niaga turut serta dalam penanganan masalah gizi buruk dan stunting di Nusa Tenggara Timur.

Meski telah mencapai banyak kemajuan, CIMB Niaga masih menghadapi beberapa tantangan, seperti:

  • Infrastruktur digital yang belum merata: Adopsi digital masih terkonsentrasi di wilayah urban, sementara nasabah di daerah pedesaan lebih memilih layanan konvensional.
  • Kejahatan siber: Perkembangan teknologi juga membawa risiko baru yang memerlukan mitigasi terus-menerus.

CIMB Niaga berkomitmen untuk terus berinovasi dengan fokus pada AI (kecerdasan artifisial), big data, dan pengalaman pengguna (UI/UX) yang lebih baik. Presiden Direktur CIMB Niaga, Lani Darmawan, menegaskan:

“Kami akan terus memperkuat fondasi bisnis melalui pertumbuhan dengan prinsip kehati-hatian dan investasi strategis untuk mendukung penciptaan nilai jangka panjang.”

Selama 70 tahun, CIMB Niaga tidak hanya menjadi institusi keuangan tetapi juga mitra yang mendukung impian masyarakat Indonesia. Melalui inovasi digitalnya, bank ini telah berhasil menarik lebih dari 3,2 juta pengguna mobile  dan menjadi pilihan utama generasi mobile-first yang menginginkan layanan perbankan yang cepat, mudah, dan aman.

Dengan terus berinvestasi dalam teknologi dan program literasi keuangan, CIMB Niaga tidak hanya berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional tetapi juga memastikan bahwa tidak ada satu pun masyarakat Indonesia yang tertinggal dalam mengakses layanan keuangan.

Trending