Pendanaan startup Direct-to-Consumer (D2C) di Asia Tenggara mengalami peningkatan signifikan sepanjang 2024, mencapai $32,5 juta atau naik 207% dibandingkan tahun sebelumnya. Angka ini, meski menunjukkan pemulihan yang kuat, masih lebih rendah dibandingkan puncak pendanaan tahun 2022 yang mencapai $128 juta.
Laporan terbaru dari Tracxn mengungkapkan bahwa pertumbuhan ini terutama didorong oleh putaran pendanaan tahap akhir yang mencapai $19,5 juta, setelah absen sepenuhnya pada tahun 2023. Pendanaan tahap awal tetap stabil dengan nilai $10 juta, sedangkan pendanaan tahap seed melonjak lebih dari 300% menjadi $3 juta.
Singapura memimpin pendanaan regional dengan total $19,5 juta, diikuti oleh Hanoi dengan $6 juta dan Jakarta dengan $4 juta. Perusahaan yang mencatatkan pendanaan terbesar pada 2024 adalah The Ayurveda Experience asal Singapura dengan nilai $15 juta dari putaran Seri C, diikuti oleh CoolMate asal Vietnam sebesar $6 juta.
Investor terkemuka di kawasan ini termasuk AC Ventures, Jungle Ventures, dan Accel. Di tahap seed, investor aktif meliputi 500 Global dan First Move Fund. Sementara di tahap awal, Unilever Ventures dan Vertex Ventures menjadi investor utama, dengan Jungle Ventures dan Venturi Partners mendominasi putaran tahap akhir.
Menariknya, kenaikan ini terjadi ketika sektor lain seperti fintech justru mengalami penurunan tajam. Laporan Tracxn menyebutkan bahwa pendanaan fintech Asia Tenggara di kuartal pertama 2025 turun sebesar 30% dibandingkan kuartal sebelumnya, mencerminkan tantangan global dan kehati-hatian investor.
Pertumbuhan pendanaan ini mencerminkan semakin kuatnya posisi Asia Tenggara sebagai pusat produksi global, didorong oleh biaya tenaga kerja yang kompetitif dan kebijakan investasi asing yang kondusif. Dengan tren positif ini, sektor D2C di Asia Tenggara diperkirakan akan terus menarik minat investor, khususnya dalam mendukung perusahaan dengan model bisnis berkelanjutan dan produk yang relevan bagi konsumen regional.
–
Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten






Leave a Reply