Startup Recommerce LIQUID8 Luncurkan Aplikasi BULKY ID, Permudah UMKM Akses Stok Barang Surplus

1–2 minutes
Niko Abdulrachman dan Mike Roosevelt selaku Founder Liquid8 / Liquid8

Startup recommerce LIQUID8 resmi meluncurkan aplikasi BULKY ID guna mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia dalam memperoleh barang surplus berkualitas dengan harga grosir yang kompetitif.

Peluncuran ini dilakukan dalam acara bertajuk Inovasi Recommerce dalam Meningkatkan Peluang Usaha bagi Wirausaha untuk Pertumbuhan UMKM di Indonesia, yang turut didukung oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI.

“Melalui BULKY ID, kami ingin memberikan solusi nyata atas tantangan UMKM dalam mengakses stok berkualitas dengan harga terjangkau,” ujar Mike Roosevelt selaku Co-Founder & CEO LIQUID8. “Dengan platform ini, kami mendorong efisiensi biaya dan peningkatan margin keuntungan bagi pelaku usaha lokal.”

BULKY ID menawarkan beragam keunggulan, mulai dari akses ke produk overstock dalam berbagai kategori seperti elektronik, pakaian, hingga produk kebutuhan sehari-hari (FMCG). Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan pelatihan bisnis melalui UMKM Academy, termasuk edukasi strategi recommerce yang relevan bagi pelaku usaha offline maupun online.

Asisten Deputi Pendampingan Inovasi dan Keberlanjutan Usaha Kementerian UMKM, Edhi Kusdiyarwoko, menyambut baik inisiatif ini. “BULKY ID sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat digitalisasi dan pemberdayaan UMKM nasional,” tuturnya.

LIQUID8 didirikan pada tahun 2023 oleh Mike Roosevelt dan Niko Abdulrachman dengan misi merevolusi industri recommerce Indonesia. Dengan pendekatan teknologi dan prinsip ekonomi sirkular, perusahaan ini menargetkan pengurangan limbah sekaligus menciptakan peluang bisnis baru bagi UMKM.

Di debut awal, mereka juga sudah mendapatkan dukungan dari investor, seperti SPIL Ventures.

Dengan kehadiran BULKY ID di Play Store dan App Store, LIQUID8 berharap dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekosistem kewirausahaan lokal dan memperluas akses pelaku UMKM terhadap sumber daya bisnis yang berkelanjutan.

–

Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten

Leave a Reply

Trending