Validus Group bersama Fintech Nation resmi meluncurkan Embedded Finance Fund senilai US$10 juta (sekitar Rp156 miliar) untuk mendukung pembiayaan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) yang masih kurang terlayani di Thailand dan Indonesia. Dana ini disalurkan melalui platform pinjaman digital milik Validus Group, yaitu Siam Validus di Thailand dan Batumbu di Indonesia.
Inisiatif ini bertujuan menjawab kebutuhan pembiayaan UMKM yang selama ini belum terpenuhi di kawasan Asia Tenggara, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan sesuai SDGs dari PBB. Menurut data, kesenjangan kredit UMKM di ASEAN mencapai lebih dari US$320 miliar, menunjukkan tingginya kebutuhan solusi pembiayaan yang inovatif.
“UMKM adalah tulang punggung masyarakat yang berkelanjutan; mereka merupakan motor inovasi, lapangan kerja, dan kemakmuran lokal. Melalui dana ini, kami ingin memberdayakan para wirausahawan untuk membangun komunitas yang lebih kuat dan tangguh,” ujar Vanessa Ho, Co-founder Fintech Nation Fund.
Milena Naitoh, Group Head of Corporate Development & Capital Markets Validus Group, menambahkan bahwa kolaborasi ini menggabungkan model pembiayaan berbasis data dan struktur pendanaan inovatif. “Dana ini merupakan langkah penting menuju inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi,” katanya.
Pendanaan Embedded Finance Fund ini akan difokuskan pada sektor-sektor ekonomi strategis seperti rantai pasok, makanan dan minuman, serta barang konsumen. Dana tersebut memanfaatkan kemitraan ekosistem dengan pemain utama di sektor-sektor tersebut, memungkinkan proses pembiayaan berbasis data secara real-time dengan risiko yang terkelola.
Hingga saat ini, Validus Group telah menyalurkan lebih dari US$5 miliar kepada UMKM di Asia Tenggara dan menjadi pemimpin di pasar Indonesia dan Thailand. Sebelumnya, Validus juga bekerja sama dengan HSBC untuk menyediakan fasilitas utang hingga US$50 juta yang ditujukan untuk mendukung UMKM di Indonesia.
–
Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten






Leave a Reply