Demuzo Raih Pendanaan Pra-Awal US$600k untuk Luncurkan Platform Investasi Musik

1–2 minutes
Demuzo dapat pendanaan pra-awal kembangkan platform investasi musik / Demuzo

Demuzo, startup teknologi musik asal Indonesia, berhasil mengamankan pendanaan pre-seed sebesar $600 ribu atau setara Rp9,7 miliar dari investor individu (angel) di sektor keuangan – tidak disebutkan detailnya. Pendanaan ini akan digunakan untuk meluncurkan platform investasi musik yang memungkinkan penggemar berinvestasi pada musisi baru dengan imbalan bagian dari royalti streaming di masa depan.

Menurut keterangannya seperti dikutip dari Techinasia, Demuzo menghubungkan artis, penggemar, dan label musik melalui model crowdfunding, dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk promosi serta produksi musik. Selama fase beta, platform ini menarik lebih dari 10.000 pengguna yang masuk dalam daftar tunggu, dengan tingkat konversi sebesar 18% ke pendaftaran penuh. Selain itu, Demuzo telah menjalin kemitraan dengan Isina Records, label rekaman berbasis di Los Angeles.

Dengan pendanaan terbaru ini, Demuzo berencana memperluas kemitraan dengan artis dan label, meningkatkan fitur platformnya, serta mengembangkan aplikasi seluler. Startup yang didirikan pada 2022 ini juga tengah mencari tambahan investasi sebesar $ 1 juta untuk mempercepat pertumbuhan.

Di tengah pasar yang kompetitif dengan platform seperti Corite, Royal.io, dan Royalty Exchange, Demuzo optimistis dapat membawa inovasi baru dalam cara penggemar mendukung dan berinvestasi di industri musik. CEO Demuzo, Mark Feldman, yang memiliki pengalaman luas di industri musik, memimpin tim pendiri dalam merealisasikan visi perusahaan untuk mendemokratisasi investasi musik.

Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading