Atome Dapat Fasilitas Pinjaman Berbasis Aset US$75 Juta untuk Perdalam Kehadiran di Filipina

2–3 minutes
Atome tawarkan layanan BNPL untuk memenuhi kebutuhan konsumtif, baik di merchant online maupun offline / Atome

Atome, unit fintech paylater di bawah naungan Advance Intelligence Group, mengumumkan berhasil mendapatkan pendanaan fasilitas berbasis aset (asset-backed financing facility) sebesar US$75 juta (sekitar Rp1,2 triliun) dari Lending Ark.

Pembiayaan strategis ini diberikan melalui Lending Ark Asia Secured Private Debt Fund yang dikelola oleh CITIC Securities CLSA Capital Partners (HK) Limited. Pendanaan tersebut akan digunakan Atome untuk meningkatkan akses masyarakat Filipina terhadap produk kredit yang bertanggung jawab, berkelanjutan, serta dikelola dengan risiko terukur.

Lending Ark dikenal sebagai pemimpin pasar investasi kredit berbasis aset di Asia, dengan total investasi mencapai US$1 miliar di berbagai negara seperti Filipina, Hong Kong, Korea Selatan, Australia, Indonesia, dan Vietnam.

“Atome telah memperkuat posisinya sebagai pemain fintech terkemuka di Asia Tenggara berkat keunggulan uniknya dalam manajemen risiko kredit, praktik pinjaman bertanggung jawab, dan pemberdayaan konsumen. Kami senang dapat mendukung Atome di Filipina, pasar yang berkembang pesat dengan permintaan tinggi terhadap produk kredit yang terjangkau dan solusi finansial berbasis mobile,” kata Carol Lee Park, Managing Director Lending Ark.

Andy Tan, Chief Commercial Officer Atome, menegaskan bahwa Filipina merupakan pasar strategis yang penting.

“Pendanaan ini mencerminkan kepercayaan berkelanjutan terhadap kemampuan Atome dalam menyediakan kredit inklusif dengan pengelolaan risiko yang baik dalam skala besar. Kemitraan jangka panjang kami dengan Lending Ark, termasuk dukungan mereka di Indonesia, semakin memperkuat hubungan strategis ini. Kami bersyukur atas kepercayaan yang diberikan untuk terus memperluas jangkauan dan memberdayakan lebih banyak masyarakat Filipina dalam mengelola keuangan secara bertanggung jawab,” ujar Andy Tan.

Pada tahun fiskal 2024, Atome Financial yang mencakup Atome dan Kredit Pintar, berhasil mencapai profitabilitas dengan pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 45% menjadi US$280 juta dan kenaikan Gross Merchandise Value (GMV) sebesar 35% menjadi US$2,5 miliar. Keberhasilan tersebut didorong oleh optimalisasi portofolio produk serta efisiensi operasional melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Gen AI) di berbagai lini layanan.

Sebagai tambahan, pada awal 2025, Atome Financial juga memperoleh fasilitas kredit senilai US$80 juta dari BlackRock dan InnoVen Capital. Fasilitas kredit senior berjangka tiga tahun ini diumumkan pertama kali pada Juni 2024, dan turut didukung oleh EvolutionX, perusahaan pembiayaan utang yang dibentuk oleh DBS Bank dan Temasek. EvolutionX sebelumnya juga telah menyalurkan kredit senilai USD 100 juta ke Atome.

Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading