PT Bukalapak.com Tbk. (IDX: BUKA) membukukan laba bersih sebesar Rp110,7 miliar pada kuartal I 2025, mencerminkan pemulihan signifikan dari rugi bersih Rp42 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan serta pengendalian beban usaha secara konsisten.
Pendapatan bersih meningkat 25% year-on-year menjadi Rp1,46 triliun, dengan kontributor terbesar berasal dari segmen gaming yang mencatatkan pendapatan Rp1,1 triliun, naik lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Segmen online to offline seperti Mitra Bukalapak berkontribusi Rp259 miliar, diikuti oleh segmen ritel Rp107 miliar dan investasi Rp12 miliar.
Kendati beban pokok pendapatan ikut meningkat menjadi Rp1,33 triliun, efisiensi pada beban penjualan dan pemasaran menjadi faktor penopang. Beban ini ditekan menjadi Rp50,9 miliar dari Rp85,3 miliar pada kuartal yang sama tahun sebelumnya. Hal ini turut memperbaiki EBITDA dan menekan rugi usaha menjadi Rp94,4 miliar dari sebelumnya Rp287 miliar.
Total aset Bukalapak pada akhir Maret 2025 sebesar Rp24,5 triliun, dengan posisi kas yang tetap solid di atas Rp10,6 triliun. Dari sisi ekuitas, nilai tercatat mencapai Rp23,55 triliun meskipun terdapat pengeluaran Rp99 miliar untuk pembelian saham treasuri.
Manajemen Bukalapak menyatakan bahwa pertumbuhan kuat di segmen gaming menjadi penanda arah baru strategi bisnis perusahaan. Bersama efisiensi lintas unit dan pengembangan teknologi, strategi ini diyakini akan memperkuat daya saing dan profitabilitas jangka panjang.
–
Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten






Leave a Reply