PT Bukalapak.com Tbk (IDX: BUKA) melaporkan kinerja stabil pada kuartal III 2025. Perseroan mengumumkan hasil kinerja pada 28 Oktober 2025 untuk periode yang berakhir 30 September 2025. Manajemen menyebut kinerja yang solid dicapai di tengah dinamika pasar dan tetap fokus pada eksekusi strategi secara disiplin.
Sepanjang kuartal III 2025, pendapatan mencapai Rp1,64 triliun, naik tipis secara kuartalan. Margin kontribusi tercatat stabil, mencerminkan efisiensi operasional di tengah kondisi pasar yang menantang. EBITDA yang Disesuaikan berada di level -Rp18 miliar, relatif datar dalam tiga kuartal terakhir. Sementara metrik EBITDA yang Disesuaikan ditambah pendapatan bunga bersih turun menjadi Rp175 miliar dari Rp201 miliar pada kuartal sebelumnya, seiring pelaksanaan buyback dan penurunan suku bunga.
Laba bersih meningkat tajam menjadi Rp2,4 triliun dari Rp355 miliar pada kuartal II 2025, terutama terdorong kenaikan nilai investasi. Posisi likuid tetap kuat dengan total kas, setara kas, dan investasi likuid sebesar Rp17,9 triliun per 30 September 2025, yang ditempatkan pada instrumen likuid seperti deposito, obligasi pemerintah, dan reksa dana.
Secara segmen, Gaming menjadi kontributor terbesar dengan pendapatan Rp1,4 triliun, tumbuh 2% secara kuartalan. Segmen Investment membukukan pendapatan Rp18 miliar, naik 30% QoQ dengan margin kontribusi di atas 30%. Pendapatan Mitra Bukalapak menurun sejalan fokus pada pasar yang lebih menguntungkan, namun margin kontribusinya meningkat 44% QoQ. Segmen Retail mempertahankan peran strategis dengan margin kontribusi 23,6%.
Bukalapak menyatakan akan melanjutkan pengembangan seluruh lini bisnis, memperdalam penetrasi pasar, serta meningkatkan pengalaman pengguna. Didukung kas yang kuat, perseroan menilai memiliki ruang eksekusi strategi pertumbuhan secara berkelanjutan.





