FLOQ Dikabarkan Raup Pendanaan US$11 Juta, Perdalam Kompetisi di Pasar Bursa Kripto Lokal

1–2 minutes
FLOQ didirikan oleh Timothy Ronald dan Kalimasada bersama Yudhono Rawis

Platform pertukaran kripto asal Indonesia, FLOQ, dikabarkan berhasil mengamankan pendanaan sebesar US$11 juta. Menurut sumber Dealstreetasia, pendanaan ini hadir di tengah lonjakan adopsi aset digital, baik di dalam negeri maupun global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan kripto di kawasan.

Didirikan oleh Timothy Ronald dan Kalimasada bersama Yudhono Rawis, FLOQ mengusung pendekatan ramah pemula untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Kehadiran mantan CEO Tokocrypto dalam jajaran pendiri turut memperkuat kredibilitas dan strategi ekspansi perusahaan.

Pertumbuhan Pengguna dan Ekspansi Produk

Dalam waktu kurang dari 10 bulan sejak peluncuran awal, FLOQ mencatat lebih dari 2 juta pengguna. Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi aset digital, terutama di kalangan investor ritel.

Sejalan dengan pendanaan terbaru, FLOQ mempercepat pengembangan produk, termasuk fitur xStocks yang diluncurkan pada Desember 2025. Fitur ini memungkinkan pengguna memperdagangkan aset berbasis saham global seperti Apple, NVIDIA, dan Tesla dalam bentuk token yang tersedia 24 jam melalui teknologi blockchain.

Inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjembatani keuangan tradisional dengan ekosistem Web3, sekaligus membuka akses investasi global yang lebih inklusif bagi pengguna domestik.

Indonesia Semakin Strategis di Industri Kripto

Pendanaan ini juga mencerminkan potensi besar pasar kripto Indonesia. Dengan lebih dari 20 juta pengguna, Indonesia menempati posisi ketiga secara global dalam indeks adopsi kripto.

Pertumbuhan ini didukung oleh meningkatnya literasi digital, penetrasi teknologi finansial, serta dukungan regulasi yang semakin jelas. FLOQ menjadi salah satu pemain yang memanfaatkan momentum tersebut untuk memperluas jangkauan layanan dan inovasi.

Kepatuhan dan Keamanan

FLOQ beroperasi di bawah pengawasan regulator nasional dan telah mengantongi izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, perusahaan juga menjadi anggota bursa kripto nasional, memastikan operasional yang sesuai dengan standar industri.

Dengan kombinasi pendanaan baru, pertumbuhan pengguna, dan inovasi produk, FLOQ menargetkan penguatan posisinya di pasar domestik sekaligus membuka peluang ekspansi di tingkat regional.

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading