CARSOME Catat Laba Satu Tahun Penuh di 2024 Berkat Efisiensi Biaya dan Peningkatan Margin

1–2 minutes
Eric Cheng, CARSOME’s Co-founder & Group Chief Executive Officer / CARSOME

CARSOME Group Inc., platform e-commerce mobil yang beroperasi di Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand, mencatatkan EBITDA yang disesuaikan sebesar US$10,5 juta untuk tahun fiskal 2024 – naik lebih dari 2x lipat dibanding capaian tahun 2023 yang baru mencapai US$4 juta. Ini menjadi pencapaian penting sebagai tahun penuh pertama CARSOME mencetak keuntungan sejak didirikan, sekaligus melanjutkan tren profitabilitas yang telah diraih sejak Desember 2023.

Tahun 2024 menjadi masa transformatif bagi CARSOME, perusahaan mengklaim mampu mempertahankan pendapatan secara stabil sambil meningkatkan efisiensi operasional. Gross Profit per Unit (GPU) tumbuh 25% dibanding tahun sebelumnya, berkat peningkatan margin penjualan mobil, optimalisasi layanan platform, pertumbuhan pendapatan dari layanan tambahan, serta penurunan biaya perbaikan dan logistik.

Seiring dengan pencapaian ini, CARSOME memperkuat kemitraan dengan sejumlah institusi keuangan. Setelah menjalin kerja sama dengan AmBank Group pada 2024, CARSOME kini bersiap menggandeng Japan Consumer Credit Service Co., Ltd. (JACCS) untuk memperluas layanan pembiayaan kendaraan, baik bagi konsumen ritel maupun dealer. Langkah ini diharapkan dapat menjangkau segmen pasar yang selama ini belum terlayani secara optimal.

Eric Cheng, Co-founder sekaligus Group CEO CARSOME menyampaikan, “Mencapai profitabilitas setahun penuh merupakan pencapaian penting bagi CARSOME saat kami memasuki tahun ke-10. Ini membuktikan kekuatan model bisnis kami dan komitmen dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi para pemegang saham. Dengan fondasi keuangan yang lebih kuat, kami akan terus memperluas ekosistem kami dan berkolaborasi dengan mitra keuangan untuk membuat kepemilikan kendaraan lebih terjangkau bagi semua.”

Sebelumnya sejak tahun 2022, Carsome telah melakukan sejumlah strategi efisiensi operasional termasuk melakukan PHK terhadap 10% karyawan.

Adapun di Indonesia, mereka telah memperluas operasi bisnisnya dengan melakukan akuisisi atas sejumlah perusahaan, termasuk Mobil123, Carmudi, dan PT Universal Collection.

Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading