GoTo Catat Laba Rp393 Miliar dan Pertumbuhan GTV Inti 54% di Q1 2025

1–2 minutes
Didukung pertumbuhan kuat dari lini Fintech dan On-Demand Services, GoTo perkuat posisinya menuju target profitabilitas tahun penuh / GoTo

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (BEI: GOTO) mengumumkan pencapaian rekor kinerja pada Q1 2025, mencatatkan pertumbuhan signifikan dan profitabilitas yang kuat di seluruh lini bisnis. Perusahaan membukukan EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp393 miliar, berbalik dari rugi pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan Gross Transaction Value (GTV) inti naik 54% YoY menjadi Rp83,2 triliun, sementara pendapatan bersih meningkat 37% YoY menjadi Rp4,2 triliun. Di tengah kondisi pasar yang menantang, arus kas operasional GoTo juga mencatatkan nilai positif sebesar Rp301 miliar.

Unit fintech menjadi kontributor utama, dengan pertumbuhan EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp47 miliar dan lonjakan nilai pinjaman konsumen hingga 108% YoY. GTV inti dari segmen ini mencapai Rp76,1 triliun, naik 57% dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, segmen on-demand juga mencetak rekor, dengan EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp314 miliar, naik 89% YoY. Layanan Mobility dan Delivery masing-masing tumbuh 17% dalam hal GTV, sementara pendapatan bersih keseluruhan naik 33% YoY.

Direktur Utama GoTo, Patrick Walujo, menyatakan bahwa pencapaian ini mencerminkan eksekusi disiplin strategi perusahaan dan kekuatan ekosistem GoTo. Fokus pada efisiensi operasional, ekspansi pengguna premium, dan pengembangan teknologi seperti inisiatif Sahabat-AI menjadi kunci dalam mempertahankan momentum.

Dengan bekal awal yang solid, GoTo optimistis mempertahankan pertumbuhan sepanjang 2025 dan menargetkan EBITDA yang disesuaikan mencapai Rp1,4 triliun hingga Rp1,6 triliun untuk tahun penuh.

Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten

One response to “GoTo Catat Laba Rp393 Miliar dan Pertumbuhan GTV Inti 54% di Q1 2025”

  1. […] GoTo reported an adjusted EBITDA profit of Rp393B (US$23.8M), reversing last year’s loss. Net revenue rose 37% YoY to Rp4.2T (US$255M), mainly from a 54% YoY jump in core GTV. The fintech arm posted Rp47B (US$2.8M) EBITDA and 108% YoY growth in consumer lending. However, leadership changes followed: Commissioner Boy Thohir stepped down to focus on family business, and three directors also exited in a strategic reshuffle. […]

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading