Hangry Bukukan Pendanaan US$9,8 Juta dari Investor Terdahulu, Kini Operasikan 15 Brand dan 110 Gerai

1–2 minutes
Hangry sediakan layanan cloud kitchen untuk layani konsumen food delivery / Hangry

Startup kuliner multi-brand Hangry dikabarkan tengah merampungkan pendanaan baru. Dari bridge round yang sudah berjalan, menurut data yang dikutip dari Alternatives.pe nilainya telah mencapai sekitar US$9,8 juta diikuti oleh investor terdahulu seperti Alpha JWC Ventures, Journey Capital Partners, Orzon Ventures, dan beberapa lainnya.

Kepada DailySocial.id, kabar ini dikonfirmasi oleh pihak yang terlibat dalam transaksi tersebut, meski enggan menyebutkan lebih lanjut detailnya.

Bisnis Hangry tumbuh subur di tengah peningkatan penggunaan layanan food delivery. Sampai saat ini, sudah ada 110 gerai yang terbesar di berbagai kota di Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi, dan Batam. Hangry kini menjajakan 15 brand makanan — baik yang dikembangkan sendiri maupun brand yang diakuisisinya. Keberagaman ini menjadi salah satu proposisi nilai yang diunggulkan, memungkinkan konsumen memesan jenis makanan yang berbeda-beda di satu outlet untuk efisiensi layanan dan ongkos.

Dihubungi terpisah, Co-Founder & CEO Hangry, Abraham Viktor, cukup optimis dengan pertumbuhan bisnis tahun ini. Terlebih jika melihat capaian bisnis di kuartal pertama tahun ini yang performanya 2x lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Perusahaan juga berhasil mencatatkan omzet rata-rata harian Rp3 miliar.

Target berikutnya, jika penggalangan dana mulus, Hangry akan melanjutkan ekspansi ke 160 titik.

Hangry terakhir mengumumkan pendanaan di tahun 2022 lalu sebesar US$22 juta Journey Capital Partners memimpin putaran yang terdiri dari pendanaan ekuitas dan pinjaman ini, bersama dengan Orzon Ventures, dan Sassoon Investment Corporation (SassCorp). Putaran ini membawa total pendanaan yang diterima mencapai US$35 juta.

Data terakhir yang kami dapat, Hangry berhasil membukukan revenue Rp337 miliar (sekitar US$21 juta) di tahun 2022. Kendati demikian, karena masih menggencarkan pertumbuhan, perusahaan belum mencapai profitabilitas. Dengan penambahan brand lebih dari 3x lipat dan area cakupan 2x lipat, kendati tidak memberikan angka pasti, Abraham memastikan tahun ini nilai pendapatannya lebih besar dan on-track menuju bisnis yang lebih sehat.

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading