Harga WhatsApp OTP Naik per April 2025, Ini Solusi untuk Bisnis Anda

4–7 minutes
WhatsApp OTP saat ini menjadi salah satu metode autentikasi favorit di berbagai aplikasi di Indonesia / Unsplash

Kenaikan harga tampaknya akan diberlakukan bagi perusahaan yang menggunakan WhatsApp untuk pengiriman OTP. Harga OTP WA yang naik ini, tentu akan memberikan dampak ke pengeluaran dalam bisnis.

Seperti yang diketahui, pengiriman OTP (one-time password) melalui saluran WhatsApp tidak gratis. Perusahaan akan perlu membayar per sesi (1 x 24 jam), untuk dapat mengirim kode acak sekali pakai tersebut ke pelanggan.

Akan tetapi, mulai tahun ini akan ada perubahan mengenai sistem pricing dari WhatsApp OTP, sehingga hitungannya tidak lagi per sesi. Simak penjelasan mengenai perbedaannya, dan apa yang bisa dilakukan perusahaan untuk menghadapinya.

Kenapa Harga WhatsApp OTP Lebih Mahal?

Berdasarkan informasi dari Meta, sistem pembayaran WhatsApp Business Platform akan berubah sejak tanggal 1 April 2025. Ini juga akan mempengaruhi WhatsApp OTP API yang umumnya dipakai perusahaan.

Perubahan biaya OTP WA ini didasari oleh dorongan peningkatan kualitas layanan messaging, lebih konsisten dengan praktisi industri terkini, dan penyamaan value yang diberikan untuk bisnis dan para pelanggan.

Untuk itu, WhatsApp mengubah sistem pricing yang sebelumnya per sesi, menjadi per pengiriman pesan template. WhatsApp membagikan pesan template menjadi tiga kategori, dan kategori ini yang akan diubah:

  • Authentication messages atau pesan autentikasi. Pesan template ini berisi OTP yang dikirimkan melalui WhatsApp.
  • Marketing messages atau pesan pemasaran. Mencakup pesan template yang berkaitan dengan promosi, penawaran, dan pesan yang mendorong pelanggan untuk bertindak dengan segera.
  • Utility messages atau pesan utilitas, contohnya seperti konfirmasi pembayaran dan transaksi. Hanya pesan utilitas yang dikirim di luar CSW (customer service window) saja yang pricing-nya diubah.

Sesuai dengan pembahasan ini, OTP termasuk dalam kategori pesan autentikasi yang harganya diubah menjadi per pengiriman pesan. Alhasil, harga yang diterapkan akan jadi lebih mahal dari sistem pricing sebelumnya.

Timeline Perubahan Harga WhatsApp OTP

Uniknya, perubahan harga OTP WA tidak dilakukan secara serentak. Akan ada dua fase dengan jarak di antaranya selama 3 bulan. Berikut timeline-nya:

  • Perubahan harga untuk bisnis yang termasuk grup fase pertama akan diterapkan mulai 1 April 2025.
  • Perubahan harga untuk bisnis yang termasuk sebagai grup fase kedua akan diterapkan mulai 1 Juli 2025.

Mengenai apakah perusahaan masuk ke grup fase pertama atau kedua, sudah dikabarkan melalui email yang dikirim tanggal 10 Oktober 2024 lalu. Jika tidak mendapatkan email ini, perusahaan dapat menanyakan ke provider WhatsApp OTP yang dipakai.

Perbedaan Harga OTP WhatsApp Dulu & Sekarang

Perbedaan harga OTP WA yang lama dengan yang baru ditentukan berdasarkan sistem pricing. Kalau yang lama ditentukan dalam sesi, maka harga yang baru ditentukan berdasarkan pesan yang terkirim.

Pada sistem dulu, perusahaan akan perlu membayar saat setiap kali membuka sesi komunikasi dengan customer. Dalam sesi ini, perusahaan bebas mengirim OTP jika pelanggan minta OTP kembali sampai 24 jam.

Sementara dalam sistem yang baru, perusahaan akan perlu membayar setiap pengiriman OTP ke pelanggan. Jika pelanggan kembali meminta ulang kode OTP, perusahaan akan membayar lagi untuk dapat mengirimkannya

Jika dibandingkan, sistem ini mirip dengan SMS OTP yang pembayarannya dilakukan per OTP delivery. Hal ini akan membuat WhatsApp OTP menjadi lebih mahal dibandingkan sebelumnya.

Cara Bisnis Menyesuaikan Diri dengan Kenaikan Harga OTP WhatsApp

Perubahan harga OTP WA akan membuat perusahaan perlu beradaptasi agar tetap mempertahankan layanan mereka. Bagaimana upaya yang bisa dilakukan untuk dapat menyesuaikan diri dengan harga WhatsApp OTP yang naik?

Optimalkan Penggunaan OTP

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan mengoptimalkan layanan OTP dalam bisnis. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar dapat mengoptimalkan pemakaian OTP, beberapa di antaranya:

  • Gunakan provider OTP dengan kualitas layanan dan delivery rate terbaik. Hal ini untuk memastikan persentase pengiriman OTP yang gagal akan sangat sedikit.
  • Pastikan untuk memperbaharui nomor telepon pelanggan dalam database. Karena jika mengirim nomor yang sudah tidak dipakai akan menimbulkan kegagalan, sehingga membuat perusahaan membayar kembali.
  • Pastikan kualitas layanan OTP sudah optimal tanpa adanya delay atau gangguan. Selalu periksa mengenai kondisi koneksi dan sistem sebelum memulai layanan OTP.

Gunakan Sistem Autentikasi yang Lebih Cerdas

Saat ini, terdapat banyak sistem autentikasi yang dapat dipakai sebagai bagian dari multi-factor authentication (MFA). Salah satunya yaitu biometrik yang tidak menggunakan OTP, melainkan data biometrik pelanggan.

Tidak hanya lebih cost-effective, autentikasi dengan biometrik juga lebih cerdas dan lebih aman dalam menjaga data customer. Pelanggan juga akan dapat melewati proses autentikasi ini dengan lebih mudah, tanpa perlu menginput kode secara manual.

Cari Alternatif Layanan OTP yang Lebih Efisien

Apabila perusahaan tetap ingin menggunakan OTP, maka ada alternatif layanan yang lebih efisien yaitu aplikasi autentikasi. Aplikasi seperti Google Authenticator akan dapat memberikan layanan OTP, namun dengan harga yang lebih mudah.

Setelah integrasi dengan layanan bisnis, Google Authenticator akan mengirimkan kode OTP ke pelanggan yang perlu diinput selama 30 detik. Tidak hanya lebih murah, aplikasi ini juga mudah diimplementasikan, dan mudah dipelajari oleh pelanggan.

Persiapkan Transisi ke Model Harga Baru

Bagi perusahaan yang tetap ingin menggunakan WhatsApp OTP, maka persiapan ke model harga baru perlu dipersiapkan. Pertama, hubungi provider OTP yang dipakai mengenai adanya perubahan harga OTP WA.

Provider OTP di WhatsApp mungkin akan melakukan perubahan untuk mengikuti sistem harga baru. Untuk itu, perusahaan itu sendiri yang akan memutuskan apakah ingin tetap memakai OTP WA atau tidak.

Selain itu, perusahaan juga dapat mencari WhatsApp OTP dengan harga terbaik, yang sudah mengikuti sistem harga baru. Dengan begitu, perusahaan akan siap untuk transisi dari model pricing yang lama ke baru.

OTP Plus: Solusi Hemat untuk Menghadapi Perubahan Harga OTP WA

Dengan harga OTP yang semakin mahal, Anda sebagai pemilik bisnis tentu ingin mencari solusi yang tepat. Meski cara-cara di atas sudah dijelaskan, Anda mungkin masih ingin opsi yang lebih menghemat biaya.

Maka itu, Anda dapat mencoba solusi terbaik dari Fazpass yaitu OTP Plus. Sistem autentikasi terbaru dari Fazpass ini akan membantu mengoptimalkan autentikasi yang menggunakan WA.

Alhasil, Anda akan dapat menghemat biaya pengiriman OTP untuk WhatsApp hingga 50%. Bisnis Anda akan dapat memberikan layanan OTP kembali, tanpa perlu khawatir dengan perubahan sistem harga WA OTP.

Tertarik untuk Menghemat 50% Biaya WhatsApp OTP? Hubungi Fazpass Sekarang!

Saat ini, layanan OTP Plus merupakan layanan yang sifatnya masih terbatas. Jika Anda tertarik untuk ingin menghemat 50% biaya OTP di WhatsApp, maka sekarang adalah waktu tepat untuk menghubungi Fazpass.

Seperti yang dijelaskan di atas, perubahan sistem harga dari per sesi ke per pesan template akan membuat biaya OTP jadi membengkak. Untuk bisnis yang masih berkembang, hal ini tentu akan sangat berpengaruh ke pendapatan nantinya. Meski dengan perubahan harga OTP WA yang signifikan tersebut, Anda masih diberikan solusi terbaik untuk  menghemat biaya OTP. Jadi, segera hubungi Fazpass untuk mendapatkan layanan OTP Plus yang akan membantu Anda untuk menekan biaya OTP WA.

Disclosure: Artikel ini diterbitkan atas kerja sama DailySocial.id dan Fazpass. Fazpass adalah portofolio DSX Ventures

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading