Kopi Kenangan Capai Profitabilitas, Bukukan Pendapatan US$184 Juta di 2025

2–3 minutes
Kinerja bisnis positif Kopi Kenangan didukung penjualan, ekspansi, dan optimasi teknologi / Kopi Kenangan

Kopi Kenangan Group membukukan tonggak penting dengan mencatatkan laba bersih penuh pertama sejak bertransformasi menjadi grup berbasis teknologi dan multi-merek.

Sepanjang tahun buku 2025 (FY2025), perusahaan membukukan laba bersih sebesar US$17 juta dengan pendapatan bersih mencapai US$184 juta, tumbuh 45% secara tahunan (yoy).

Kinerja tersebut ditopang oleh pertumbuhan penjualan gerai yang solid di pasar utama, ekspansi jaringan yang terukur, serta akuisisi pelanggan berbasis teknologi. EBITDA grup tercatat mencapai US$37 juta, mencerminkan perbaikan profitabilitas seiring peningkatan skala usaha .

“Pertumbuhan kami di 2025 didorong oleh teknologi dan ekspansi yang terukur. Kami memperoleh sekitar 4,5 juta pelanggan baru melalui ekosistem digital dan membuka 347 gerai baru, sekaligus meningkatkan profitabilitas,” ujar Edward Tirtanata, CEO dan Co-founder Kopi Kenangan .

Teknologi Dorong Akuisisi Pelanggan dan Efisiensi

Sepanjang 2025, Kopi Kenangan mengandalkan platform digital sebagai tulang punggung strategi bisnis. Ekosistem digital perusahaan berperan penting dalam meningkatkan akuisisi pelanggan baru hingga 159%, serta mendorong peningkatan produktivitas gerai.

Pendekatan berbasis data ini memungkinkan manajemen menjaga efisiensi biaya di tengah penambahan jaringan. Pada akhir 2025, Kopi Kenangan mengoperasikan 1.324 gerai di enam negara.

Pasar Indonesia Jadi Penopang Laba

Indonesia tetap menjadi kontributor utama kinerja keuangan grup. Pada 2025, pendapatan bersih Kopi Kenangan di Indonesia tumbuh 40% secara tahunan menjadi Rp2,3 triliun, ditopang oleh pertumbuhan penjualan gerai sejenis sekitar 15% dan ekspansi jaringan.

EBITDA Indonesia tercatat mencapai Rp598 miliar, sementara laba bersih mencapai Rp377 miliar, menegaskan bahwa pasar domestik telah berada pada fase profitabilitas yang lebih matang.

Sementara itu, kinerja Malaysia juga menunjukkan perbaikan signifikan. Pendapatan bersih hampir dua kali lipat menjadi RM111 juta dengan EBITDA positif sebesar RM17 juta, seiring membaiknya struktur biaya dan skala operasi.

Ekspansi Global yang Disiplin

Dalam menjaga keberlanjutan laba, Kopi Kenangan menerapkan strategi ekspansi internasional yang disiplin dan efisien secara modal. Sepanjang 2025, perusahaan melakukan masuk pasar langsung ke India serta ekspansi ke Australia melalui skema lisensi.

Pendekatan ini dinilai memungkinkan perusahaan memperluas jangkauan global tanpa membebani neraca secara berlebihan, sekaligus menjaga konsistensi standar operasional dan merek .

“Ke depan, kami menargetkan sekitar 550 pembukaan gerai secara global pada 2026 dan mempertahankan pertumbuhan di atas 40%, didukung oleh penetrasi digital yang lebih tinggi serta peningkatan produktivitas gerai,” tambah Edward Tirtanata.

Fokus pada Profitabilitas Jangka Panjang

Manajemen menegaskan bahwa pencapaian laba perdana ini bukan menjadi akhir, melainkan fondasi untuk pertumbuhan jangka panjang. Dengan kombinasi teknologi, ekspansi terukur, dan penguatan kinerja di pasar inti, Kopi Kenangan menargetkan pertumbuhan yang tidak hanya cepat, tetapi juga sehat dan berkelanjutan.

Hingga akhir 2025, Indonesia tetap menjadi pasar inti dengan 1.136 gerai, sementara ekspansi internasional terus dilakukan secara selektif untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan profitabilitas .

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading