Startup Insurtech Igloo Dapat Pendanaan US$5 Juta dari Tokio Marine

1–2 minutes
Indonesia menjadi salah satu pasar prioritas Tokio Marine dan Igloo / Igloo

Perusahaan asuransi asal Jepang, Tokio Marine, menanamkan investasi sebesar US$5 juta atau sekitar Rp81 miliar di perusahaan insurtech Igloo. Investasi ini dilakukan melalui pembelian saham minoritas dan tercatat dalam dokumen regulator di Singapura.

Berdasarkan data regulator mengutip Dealstreetasia, Tokio Marine mengakuisisi 493.984 saham Igloo dengan harga US$10,12 per saham. Dengan transaksi tersebut, Tokio Marine mengantongi kepemilikan sekitar 1,65 persen di Igloo, yang sebelumnya dikenal dengan nama Axinan.

Masuknya Tokio Marine menambah daftar investor Igloo yang telah diisi sejumlah perusahaan modal ventura internasional, termasuk Openspace Ventures, Cathay Innovations, Blue Orchard, dan FinnFund.

Sumber menyebutkan bahwa Indonesia menjadi salah satu pasar prioritas Tokio Marine. Perusahaan asuransi ini tengah mendorong pengembangan bisnis asuransi ritel di Tanah Air, seiring dengan pergeseran strategi ke arah layanan berbasis teknologi dan asuransi terintegrasi.

Tokio Marine sebelumnya telah memiliki kehadiran di sektor asuransi umum dan properti di Indonesia. Investasi di Igloo dinilai sebagai langkah lanjutan untuk memperluas jangkauan ke model distribusi asuransi digital dan kemitraan dengan pelaku teknologi.

Igloo saat ini beroperasi di delapan negara di Asia Tenggara dan mengklaim telah memfasilitasi lebih dari 600 juta polis asuransi. Pada Desember 2023, perusahaan ini menggalang pendanaan lebih dari US$26 juta, sehingga total pendanaan ekuitas sejak berdiri pada 2016 mencapai US$79,19 juta.

Selain layanan asuransi tertanam, Igloo juga memperluas portofolio ke produk perlindungan risiko iklim, termasuk perlindungan terhadap banjir, kebakaran, dan cuaca ekstrem. Perusahaan ini juga membentuk usaha patungan dengan perusahaan Thailand untuk meluncurkan perusahaan asuransi digital penuh, yang rencananya akan direplikasi di Indonesia dan Filipina.

Dari sisi kinerja keuangan, Igloo mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 49 persen menjadi US$55,46 juta pada 2024, didorong pertumbuhan bisnis pengelolaan pihak ketiga. Namun, kerugian bersih perusahaan meningkat 11 persen menjadi US$21,8 juta. Manajemen menargetkan dapat mencapai titik impas pada awal tahun depan.

Langkah investasi Tokio Marine ini mencerminkan meningkatnya minat investor institusi Jepang terhadap sektor fintech dan insurtech di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading