Hoopi Holdings, startup yang bergerak di bidang koleksi dan kartu hobi, mengumumkan perolehan pendanaan institusional perdananya yang dipimpin oleh Creative Gorilla Capital (CGC), sebuah perusahaan modal ventura berbasis di Jakarta.
Dana segar ini akan digunakan untuk mendukung ekspansi bisnis Hoopi di kawasan Asia Tenggara, khususnya di Indonesia dan Thailand. Ekspansi ini dijadwalkan akan berlangsung hingga akhir 2025.
Sejak diluncurkan pada September 2024, Hoopi telah mencatatkan pencapaian signifikan dengan total nilai transaksi atau Gross Merchandise Value (GMV) hampir mencapai US$2,25 juta. Angka ini berasal dari lebih dari 40.000 pesanan berbayar hingga Februari 2025.
Saat ini, Hoopi telah beroperasi di Malaysia dan Singapura dengan melayani lebih dari 20.000 pengguna aktif dan sekitar 3.000 penjual terdaftar.
Platform ini menyediakan berbagai fitur menarik bagi penggunanya, antara lain pasar jual-beli antar pengguna, sistem lelang, layanan penilaian kartu koleksi lokal, serta pengalaman gamifikasi yang menarik untuk koleksi bernilai tinggi.
Mengenal bisnis Hoopi
Di tengah pesatnya perkembangan dunia hobi dan koleksi, Hoopi hadir sebagai platform revolusioner yang mengubah cara para kolektor berinteraksi, menemukan, dan menikmati hobinya. Terinspirasi oleh semangat berburu dan membangun komunitas, Hoopi merupakan pasar online dinamis yang melayani kebutuhan komunitas kolektor yang terus berkembang.
Platform ini memadukan pengalaman e-commerce dengan sensasi lelang langsung, unsur gamifikasi, serta interaksi sosial yang mendalam. Hoopi meyakini bahwa koleksi bukan hanya tentang memiliki barang berharga, tetapi juga membangun ikatan, berbagi kisah, dan merayakan identitas unik setiap kolektor.
Hoopi menawarkan pengalaman unik melalui lelang langsung, gamifikasi, dan fitur komunitas yang membuatnya berbeda dari platform lainnya. Hoopi juga menjamin keamanan transaksi melalui proses verifikasi penjual yang ketat, memastikan semua barang yang ditawarkan asli dan berkualitas tinggi.
–
Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten






Leave a Reply