Tokocrypto Tembus 5,5 Juta Pengguna, Perluas Akses ke Saham Global Lewat Tokenized Stocks

2–3 minutes
CEO Tokocrypto Calvin Kizana

Produk baru ini membuka akses investor Indonesia ke saham perusahaan global selama 24 jam, di tengah pertumbuhan pengguna dan minat pasar kripto yang masih terjaga.

Tokocrypto mencatatkan lebih dari 5,5 juta pengguna terdaftar hingga Mei 2026, di tengah kondisi pasar global yang cenderung bergerak mendatar. Menurut CEO Tokocrypto Calvin Kizana, pertumbuhan itu menunjukkan minat masyarakat terhadap aset kripto masih terjaga, tidak hanya untuk trading jangka pendek, tetapi juga sebagai bagian dari strategi investasi digital yang lebih luas.

Di saat yang sama, Tokocrypto resmi meluncurkan tokenized stocks, produk aset digital yang memberi eksposur terhadap saham perusahaan global seperti SpaceX, Micron, Nvidia, hingga Tesla. Produk ini sebelumnya diperkenalkan melalui soft launch pada 23 Juni 2026 dan kini diposisikan sebagai perluasan akses investor Indonesia ke pasar saham global.

“Di Tokocrypto, kami membuka akses bagi investor Indonesia untuk mendapatkan eksposur terhadap pergerakan harga saham global yang selama ini sulit diakses. Tujuan kami adalah memperluas akses keuangan melalui teknologi, didukung edukasi dan infrastruktur yang jelas. Dengan cara ini, kami menghubungkan pengguna di Indonesia dengan pasar modal internasional yang sebelumnya sulit dijangkau,” ujar Calvin.

Tokenized stocks merupakan aset digital berbasis blockchain yang dirancang mengikuti pergerakan harga saham acuan dan dapat diperdagangkan selama 24 jam. Tokocrypto menyebut kehadiran produk ini memberi alternatif diversifikasi bagi pengguna yang ingin menjangkau aset global dengan akses yang lebih fleksibel.

Calvin Kizana mengatakan industri aset digital kini bergerak ke fase baru, tidak lagi hanya berfokus pada kripto, tetapi juga mulai menghadirkan aset dunia nyata ke dalam ekosistem blockchain. Menurut dia, langkah ini diharapkan dapat memudahkan investor Indonesia memperoleh eksposur ke saham global yang selama ini relatif sulit dijangkau melalui jalur konvensional.

Saat ini Tokocrypto menyediakan enam aset tokenisasi yang merepresentasikan perusahaan global, yakni SpaceX, Micron, SanDisk, Circle, Nvidia, dan Tesla. Produk tersebut menggunakan sistem 1:1 proof-of-collateral yang dapat diverifikasi secara on-chain untuk menunjukkan ketersediaan aset jaminannya.

Dari sisi pengembangan bisnis, Tokocrypto juga menyebut terus memperkuat pengalaman pengguna lewat peluncuran fitur baru seperti tokenized stocks, gift card, dan perluasan channel deposit. Perusahaan juga mengaku masih mengeksplorasi layanan yang lebih advance, termasuk potensi produk derivatif aset kripto, dengan tetap mengikuti kesiapan infrastruktur dan arahan regulator.

Optimisme itu juga didorong oleh perkembangan pasar kripto domestik. Mengacu pada data OJK yang dikutip dalam materi wawancara, jumlah investor kripto di Indonesia telah mencapai sekitar 22,4 juta per Mei 2026, dengan nilai transaksi bulanan sekitar Rp23,01 triliun.

Meski membuka akses baru, Tokocrypto menegaskan tokenized stocks tidak memberikan hak sebagai pemegang saham, seperti hak suara maupun dividen. Produk ini juga tidak dapat ditukarkan menjadi saham acuan, kecuali bila dinyatakan secara eksplisit dalam ketentuan produk.

Peluncuran tokenized stocks berlangsung saat Otoritas Jasa Keuangan tengah menyusun roadmap IAKD 2026–2031, dengan tokenisasi aset dan stablecoin sebagai salah satu fokus. Di sisi lain, perusahaan kembali mengingatkan bahwa investasi aset kripto memiliki risiko tinggi dan seluruh keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna.

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading