Wavemaker Impact Luncurkan Startup Pengolahan Rumput Laut Zentide dengan Investasi Awal Rp8,6 Miliar

1–2 minutes
Founder & CEO Zentide Zachary Nice bersama mitra petani lokal / Wavemaker Impact

Wavemaker Impact, venture builder teknologi iklim terkemuka di Asia Tenggara, resmi meluncurkan Zentide, startup yang mengolah rumput laut tropis menjadi biostimulan dan biofertiliser. Dengan pendanaan awal sebesar US$525 ribu atau sekitar Rp8,6 miliar, Zentide ingin mengatasi tantangan global di sektor pertanian dan perubahan iklim.

Saat ini, pertanian modern menghadapi berbagai tantangan, mulai dari degradasi tanah, ketergantungan pada pupuk sintetis, hingga peningkatan emisi gas rumah kaca. Zentide ingin hadir sebagai alternatif solusi berbasis alam dengan memanfaatkan rumput laut tropis, sumber daya yang melimpah dan berkelanjutan, untuk meningkatkan kesehatan tanah serta mengurangi dampak lingkungan dari sektor pertanian.

Founder & CEO Zentide Zachary Nice menyatakan bahwa startupnya berkomitmen menghadirkan solusi pertanian berkelanjutan yang tidak hanya berdampak positif bagi lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani kecil.

“Visi Zentide adalah memaksimalkan potensi sumber daya alam untuk mendorong pertanian berkelanjutan, mengurangi emisi, dan memberdayakan komunitas pesisir,” ujarnya.

Dukungan Wavemaker Impact untuk Pertanian Berkelanjutan

Sebagai venture builder climate-tech pertama di Asia Tenggara, Wavemaker Impact berfokus membangun startup yang dapat mengurangi 10% emisi karbon global pada tahun 2035. Setiap startup yang dikembangkan diarahkan menjadi perusahaan “100×100”, yakni mampu mengurangi 100 juta metrik ton emisi CO₂e serta mencapai pendapatan tahunan USD 100 juta.

Principal Wavemaker Impact Guillem Segarra mengungkapkan bahwa Zentide adalah contoh nyata dari misi perusahaannya dalam mengatasi perubahan iklim melalui inovasi dan kewirausahaan.

“Dengan memanfaatkan potensi rumput laut tropis, Zentide menciptakan solusi nyata bagi petani, komunitas, dan planet kita. Kami bangga dapat mendukung Zachary dan tim Zentide dalam memimpin langkah menuju masa depan pertanian yang lebih berkelanjutan,” jelas Guillem.

Dengan dukungan pendanaan dari Wavemaker Impact, Zentide berencana memperkuat pengembangan produk, memperluas operasional di seluruh Indonesia, serta membangun kemitraan strategis dengan organisasi yang memiliki visi serupa dalam pertanian berkelanjutan.

Selain menawarkan solusi inovatif, Zentide juga menciptakan peluang ekonomi baru bagi petani rumput laut, sekaligus membantu mengatasi tantangan degradasi tanah dan emisi dalam sektor pertanian.

Hadirnya Zentide sekaligus menambah jajaran portofolio Wavemaker Impact di Indonesia. Awal tahun ini, mereka juga mengumumkan investasi ke HiFeed, startup yang mengurangi jejak karbon di peternakan sapi. Selain itu mereka juga berinvestasi di Octayne, WasteX, dan Rize.

Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading