ZUS Coffee Targetkan Ekspansi Masif di Asia Tenggara, Segera Buka Gerai di Indonesia

1–2 minutes
ZUS Coffee, jaringan kedai kopi terbesar di Malaysia, berencana untuk mempercepat ekspansi di Asia Tenggara / ZUS Coffee

ZUS Coffee, jaringan kedai kopi terbesar di Malaysia, berencana untuk mempercepat ekspansi di Asia Tenggara dengan menambah hampir 200 toko di seluruh wilayah pada tahun 2025. Seperti diberitakan Bloomberg, setelah berhasil melampaui Starbucks di Malaysia, ZUS akan membuka lebih dari 100 toko di Malaysia, sekitar 80 toko di Filipina, dan enam toko di Singapura. Selain itu, perusahaan juga akan memulai operasinya di Thailand dan Indonesia tahun ini.

Didirikan lima tahun yang lalu, pertumbuhan cepat ZUS Coffee dapat dikaitkan dengan penawaran produk yang disesuaikan dengan selera pasar, seperti minuman rasa gula kelapa di Malaysia dan kopi rasa ubi ungu di Filipina. Keberhasilan perusahaan ini juga tercermin dalam kinerja keuangannya, dengan laba bersih yang naik tiga kali lipat menjadi 37 juta ringgit (sekitar $8,4 juta) pada tahun 2024.

Pertumbuhan yang mengesankan ini didorong oleh meningkatnya permintaan akan kopi berkualitas dengan harga terjangkau, di mana ZUS menjual produknya 20% lebih murah dibandingkan pesaingnya, termasuk Starbucks.

Model bisnis ZUS Coffee, yang menekankan kenyamanan dan optimalisasi biaya, juga diperkuat oleh penjualan online yang kuat, yang menyumbang sekitar 70% dari pendapatannya. Kemampuan perusahaan untuk menawarkan kopi dengan harga terjangkau di titik harga yang kompetitif—mulai dari lima ringgit hingga 11 ringgit—telah mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama di pasar kopi Malaysia yang sangat kompetitif.

Persaingan Ketat dengan Pemain Lokal Indonesia

Di Indonesia, pasar kopi kekinian semakin kompetitif dengan hadirnya berbagai merek lokal yang terus berkembang. Kopi Kenangan, misalnya, telah membuka lebih dari 900 gerai di Indonesia dan beberapa negara Asia Tenggara, serta menargetkan ekspansi ke India pada awal 2025 . Sementara itu, Fore Coffee, yang baru saja melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada April 2025, berencana menambah 60 gerai baru tahun ini dan menargetkan 600 gerai pada 2030 .​

Persaingan ini semakin ketat dengan hadirnya pemain-pemain lokal seperti Janji Jiwa, yang juga memperluas jangkauan mereka ke kota-kota tier 2 dan 3 di Indonesia.

Untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat, ZUS Coffee berfokus pada strategi diferensiasi produk dan harga. Dengan menawarkan kopi berkualitas tinggi dengan harga yang lebih terjangkau, ZUS berharap dapat menarik konsumen dari berbagai segmen pasar. Selain itu, pendekatan lokal dalam pengembangan produk, seperti penggunaan bahan-bahan khas daerah, menjadi nilai tambah yang membedakan ZUS dari pesaingnya.​

Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading