“Agentic AI” Jadi Topik Hangat di B2B Tech Asia Expo 2026

1–2 minutes

Ajang B2B Tech Asia Expo 2026 yang berlangsung di Kuningan City Grand Ballroom, Jakarta, menegaskan arah baru adopsi kecerdasan buatan di ranah korporasi.

Bukan lagi sekadar implementasi chatbot generatif untuk menjawab teks biasa, fokus enterprise di Asia Tenggara kini bergeser ke arah Agentic AI atau sistem AI yang mampu mengambil tindakan mandiri secara autonomous.

Jika gelombang kecerdasan buatan sebelumnya lebih banyak berkutat pada asistensi kasual, tuntutan operasional bisnis di tahun 2026 memerlukan efisiensi makro yang lebih mutakhir.

Dalam salah satu sesi panel utama, SoftBank Corp (SB Telecom Indonesia) memaparkan bagaimana Agentic AI diintegrasikan langsung dengan perangkat IoT untuk mengoptimalkan jalur logistik secara real-time. Model ini terbukti mampu memangkas waktu tunggu sekaligus menekan biaya operasional korporasi secara signifikan.

Solusi korporasi

Tren autonomous agents ini juga merambah ke sektor manajemen interaksi pelanggan. Kolaborasi infrastruktur dari penyedia platform komunikasi lokal, seperti Qiscus dan Kata.ai, dan layanan analisis suara berbasis kecerdasan buatan dari RevComm (MiiTel) menunjukkan vertikal otomasi yang semakin matang. Sistem kini tidak hanya bertugas merespons keluhan pengguna, melainkan secara mandiri mengeksekusi solusi teknis lanjutan, seperti validasi sistem internal hingga pembaruan status inventaris secara otomatis di dasbor ERP perusahaan.

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading