Susul Peluncuran Layanan Quick Commerce, Amazon Dikabarkan Berinvestasi ke Astro

1–2 minutes
Didirikan pada 2021, Astro menawarkan layanan belanja kebutuhan harian dengan pengiriman cepat / Astro

Startup quick commerce Indonesia, Astro, dikabarkan mengantongi pendanaan US$51,9 juta yang dipimpin raksasa e-commerce Amazon  dengan dukungan investor sebelumnya. Kabar ini dilaporkan DealStreetAsia hari ini (15/9).

Langkah investasi tersebut hadir beriringan dengan strategi Amazon meresmikan layanan quick commerce 10 menit “Amazon Now” di India, dimulai di Bengaluru pada Juni 2025 dan memperluas cakupan ke Delhi dan Mumbai per 11 September 2025, ditopang >100 micro-fulfilment center (MFV). Amazon menyebut pertumbuhan pemesanan di dua kota awal mencapai 25% per bulan.

Keterlibatan Amazon di Astro dan peluncuran Amazon Now di India dinilai menunjukkan tesis konsisten atas pasar on-demand Asia: kombinasi permintaan harian tinggi, kepadatan urban, serta jaringan MFC/dark store yang efisien. Untuk Indonesia, suntikan modal berpotensi memberi ruang bagi Astro memperkuat eksekusi operasional—mulai dari kepastian stok, optimasi rute, hingga waktu pengantaran—di tengah kompetisi layanan kebutuhan harian yang kian ketat.

Secara umum, ada tiga potensi implikasi aksi korporasi ini bagi basar regional (dan Indonesia):

  • Sinyal strategi regional: Amazon tengah menguji dan mengeksekusi skala 10-menit di India. Pengetahuan operasional (layout MFC, kurasi SKU cepat bergerak, dan orkestrasi last-mile) berpotensi memengaruhi pendekatan kemitraan dan teknologi pada portofolionya di Asia.
  • Kualitas layanan: Standar SLA sub-15 menit di India menekan tolok ukur layanan on-demand di kawasan. Bagi pemain lokal, diferensiasi bisa bergeser dari sekadar “lebih cepat” menjadi ketersediaan produk, harga, serta pengalaman pembelian yang konsisten.
  • Unit ekonomi: Fokus pada MFC dan densitas pesanan di kota besar (seperti strategi di Mumbai/Delhi/Bengaluru) menggarisbawahi pentingnya cluster permintaan untuk menjaga biaya perantaran tetap ramping.

Didirikan pada 2021, Astro menawarkan layanan belanja kebutuhan harian dengan pengiriman cepat melalui jaringan dark store di area Jabodetabek. Pada 2022, perusahaan ini menutup Seri B US$60 juta setelah sebelumnya meraih Seri A US$27 juta dan pendanaan awal. Investor yang terlibat sepanjang putaran-putaran tersebut antara lain Accel, Sequoia Capital India (kini Peak XV), Tiger Global, AC Ventures, Lightspeed, dan lainnya.

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading