AwanTunai Raih Fasilitas Debt Rp957 Miliar Dipimpin Accial Capital

1–2 minutes
Co-Founder AwanTunai

AwanTunai, perusahaan fintech lending produktif, mengumumkan telah mendapatkan fasilitas pendanaan debt sindikasi senilai $60 juta atau sekitar Rp957 miliar. Pendanaan ini dipimpin oleh Accial Capital dengan partisipasi berbagai investor lain, yang bertujuan meningkatkan akses keuangan bagi UMKM di Indonesia.

Pendanaan debt ini melanjutkan perolehan berikutnya setelah pada pertengahan tahun 2024 ini AwanTunai juga mendapatkan kucuran kredit Rp300 miliar dari HSBC. Sebelumnya Maret lalu perusahaan juga baru membukukan pendanaan seri B senilai $27,5 juta dipimpin Norfund, MIUP (lengan investasi MUFG), dan FinnFund.

Turut disampaikan bahwa saat ini Indonesia menghadapi kesenjangan pendanaan UMKM yang signifikan, mencapai $165 miliar. Banyak pelaku usaha di sektor ini kesulitan mendapatkan pendanaan yang cukup untuk mendukung operasional dan pengembangan bisnis mereka. Kesenjangan ini menjadi peluang tersendiri bagi pelaku fintech, tatkala perbankan belum bisa mengakomodasi kebutuhan pinjaman secara penuh ke pelaku UMKM.

Didirikan pada 2017, AwanTunai menyediakan layanan pendanaan digital yang dirancang untuk memperbaiki arus kas dan produktivitas bisnis, terutama di sektor barang konsumsi. Dua produk utama yang ditawarkan adalah:

  1. SupplierFinancing – Pendanaan untuk distributor dan grosir dengan limit hingga Rp2 miliar, terintegrasi dalam sistem ERP AwanToko Pro, memberikan kemudahan modal kerja dengan biaya rendah dan fleksibilitas tinggi.
  2. AwanTempo – Solusi pendanaan untuk warung dan toko kelontong dengan limit hingga Rp500 juta, membantu pelaku usaha memperoleh stok produk guna menarik lebih banyak pelanggan.

Sejak berdiri, AwanTunai telah menyalurkan pendanaan kumulatif sebesar Rp8,6 triliun kepada lebih dari 36 ribu usaha. Menariknya, lebih dari 35% penerima manfaat adalah bisnis yang dipimpin oleh perempuan. Tingkat keberhasilan bayar (TKB90) perusahaan tercatat sangat tinggi, yakni 99,96%, menunjukkan manajemen risiko yang solid.

Fasilitas pendanaan baru ini diharapkan dapat memperluas jangkauan AwanTunai, membantu lebih banyak UMKM mendapatkan akses ke pendanaan yang mudah dan terjangkau, sekaligus berkontribusi pada penguatan ekonomi nasional melalui pemberdayaan sektor UMKM.

Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading