Bukalapak mengumumkan langkah besar dalam perjalanan transformasinya dengan fokus pada produk virtual. Sebagai bagian dari kebijakan strategis ini, Bukalapak akan menghentikan operasional marketplace untuk produk fisik. Kebijakan ini berlaku efektif mulai Maret 2025, dengan tujuan memperkuat posisi perusahaan dalam ekosistem digital.
Detail Perubahan Operasional
- Penonaktifan Fitur Tambah Produk Baru: Mulai 1 Februari 2025, fitur untuk mengunggah produk baru akan dinonaktifkan. Pelapak tidak lagi dapat menambah produk fisik baru setelah tanggal tersebut. Berikut daftar produk fisik yang dimaksud:

- Batas Akhir Pemesanan Produk Fisik: Pengguna dapat melakukan pemesanan produk fisik terakhir hingga 9 Februari 2025 pukul 23:59 WIB. Setelah tanggal ini, pemesanan untuk kategori produk fisik tidak lagi tersedia.
- Penyelesaian Pesanan dan Pengembalian Dana Otomatis :Semua pesanan yang belum diproses hingga 2 Maret 2025 pukul 23:59 WIB akan dibatalkan secara otomatis. Dana dari pesanan yang dibatalkan akan dikembalikan melalui BukaDompet.
- Pencairan Dana dan Data Transaksi
- Pelapak dapat mengunduh data transaksi dan riwayat penjualan melalui tautan yang disediakan di platform Bukalapak.
- Pengajuan pencairan dana setelah 14 Maret 2025 hanya dapat dilakukan melalui bantuan pelanggan di bl.id/bukabantuan.
Komitmen Selama Masa Transisi
Bukalapak memastikan proses transisi berjalan dengan lancar dan mendukung pengguna dalam menyesuaikan diri dengan perubahan ini. Produk virtual seperti pulsa, voucher digital, dan langganan layanan tetap tersedia untuk pembeli.
Sebelumnya menjelang akhir tahun lalu, Bukalapak memang sudah mengumumkan rencana restrukturisasi yang akan direalisasikan dengan menghentikan operasional beberapa lini usaha sebagai bagian dari strategi untuk mencapai kinerja keuangan positif, namun kala itu tidak dirinici lini usaha mana yang akan ditutup.
Mengutip Katadata, Bukalapak mengatakan bahwa fikys utama perusahaan akan berada pada Mitra Bukalapak, penjualan voucher game dan produk gaming melalui kerja sama dengan marketplace Itemku, serta beberapa layanan di sektor retail. Restrukturisasi yang dilakukan Bukalapak akan menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK) dan merupakan bagian dari usaha untuk menjalankan dan mengembangkan segmen bisnis inti dengan organisasi yang lebih ramping dan efisien, yang bertujuan untuk memberikan nilai optimal kepada pemangku kepentingan dan pemegang saham.
–
Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten






Leave a Reply