Orange Dental, jaringan klinik gigi yang fokus pada layanan kesehatan gigi yang etis dan terjangkau, berhasil mendapatkan investasi sebesar $1,5 juta atau setara Rp24,3 miliar dari Northstar Group. Investasi ini menjadi langkah strategis untuk mendukung ekspansi Orange Dental dalam meningkatkan akses layanan kesehatan gigi berkualitas di Indonesia.
CEO Orange Dental, Syifail Ramadhana, menyampaikan bahwa investasi ini akan mempercepat misi perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan gigi. “Kami percaya bahwa kemitraan dengan Northstar akan semakin mendekatkan kami pada visi untuk menyediakan layanan kesehatan gigi yang dapat dipercaya bagi semua lapisan masyarakat Indonesia,” ujar Syifail.
Didirikan pada tahun 2014, Orange Dental saat ini mengoperasikan 20 klinik di wilayah Jabodetabek dengan melayani lebih dari 45.000 pasien per tahun. Dengan pendekatan berbasis pasien yang menekankan transparansi dan harga terjangkau, Orange Dental berhasil membangun kepercayaan masyarakat, terutama di komunitas yang kurang terlayani.
Vice President Northstar, Michelle Irawan , menambahkan bahwa visi Orange Dental sejalan dengan filosofi investasi Northstar. “Kami bangga dapat mendukung Orange Dental dalam upayanya meningkatkan kualitas kesehatan gigi di Indonesia,” ujarnya.
Tantangan kesehatan gigi di Indonesia masih cukup besar, dengan 88 persen penduduk mengalami gigi berlubang dan hanya 4 persen yang mendapatkan perawatan tambal gigi, menurut data Riskesdas. Investasi ini akan digunakan untuk mengembangkan konsep klinik baru yang lebih inovatif dan menjangkau berbagai segmen pasar.
Selain Orange Dental, dalam beberapa tahun terakhir startup yang fokus pada perawatan gigi mendapatkan atensi investor. Beberapa di antaranya SATU Dental yang membukukan pendanaan awal dari Alpha JWC Ventures dan Susquehanna Venture Capital. Kemudian ada KLAR, Zenyum, Rata yang juga berikan solusi perawatan gigi, dan kini mereka juga telah mendapatkan dukungan pendanaan dari pemodal ventura untuk ekspansi.
–
Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten






Leave a Reply