Swedfund, Finnfund, dan BIO Suntikkan Dana Pinjaman US$55 Juta ke Amartha

1–2 minutes
Founder dan CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra / Amartha

Tiga lembaga pembiayaan pembangunan internasional—Swedfund (Swedia), Finnfund (Finlandia), dan Belgian Investment Company for Developing Countries (BIO)—mengumumkan investasi bersama senilai US$55 juta (sekitar Rp913 miliar) ke Amartha, startup fintech lending lokal yang memfokuskan ke pengusaha mikro perempuan. Investasi ini merupakan bagian dari sindikasi pendanaan hingga US$199 juta yang dipimpin oleh International Finance Corporation (IFC), anggota dari Kelompok Bank Dunia.

Pendanaan ini ditujukan untuk mendorong inklusi keuangan perempuan wirausaha di daerah pedesaan yang selama ini sulit mengakses pembiayaan formal. Amartha akan memanfaatkan dana tersebut untuk menyalurkan pinjaman tanpa agunan dengan syarat berkelanjutan kepada usaha mikro yang dipimpin perempuan.

Indonesia memiliki sekitar 44 juta pelaku usaha mikro, namun sebagian besar masih mengandalkan pinjaman informal dengan bunga tinggi. Padahal, sektor UMKM menyerap 97% tenaga kerja nasional dan memiliki kesenjangan pembiayaan mencapai US$21 miliar.

“Melalui investasi ini, Amartha dapat menjangkau lebih banyak perempuan wirausaha di desa-desa dengan akses pembiayaan yang bertanggung jawab. Ini akan membantu pertumbuhan ekonomi lokal dan mengurangi ketimpangan desa-kota,” ujar Jane Niedra, Investment Director for Financial Inclusion di Swedfund.

Selain memberikan pembiayaan, Amartha juga menjalankan program literasi digital bagi warga desa dan meluncurkan aplikasi AmarthaFin. Aplikasi ini memungkinkan nasabah menjadi pemberi pinjaman mikro bagi sesama anggota kelompok, sehingga membuka peluang pendapatan tambahan.

CEO BIO Joris Totté menyatakan bahwa adopsi layanan digital seperti dompet elektronik sangat penting di wilayah pedesaan yang minim infrastruktur perbankan. “Kami ingin mempercepat akses ke layanan keuangan digital yang aman, memberdayakan perempuan agar lebih mandiri secara finansial,” katanya.

Dari total US$55 juta, Swedfund berkontribusi US$25 juta, Finnfund US$15 juta, dan BIO US$15 juta. Dana ini sepenuhnya akan disalurkan untuk mendukung peminjam perempuan, khususnya pelaku usaha mikro di daerah dengan kesenjangan pembiayaan paling besar.

Sebagai informasi, sejak berdiri pada 2010, Amartha telah menyalurkan lebih dari Rp23 triliun modal usaha kepada 2,7 juta UMKM, lebih dari 90% di antaranya dipimpin oleh perempuan dan tersebar di lebih dari 50.000 desa.

Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten

One response to “Swedfund, Finnfund, dan BIO Suntikkan Dana Pinjaman US$55 Juta ke Amartha”

  1. […] 💸 Amartha secures US$55M from global development finance institutions.Fintech platform Amartha, known for its microloans to rural women entrepreneurs, has raised US$55 million from a syndicate of European development finance institutions: Swedfund (US$25M), Finnfund (US$15M), and BIO (US$15M). This is part of a broader $199 million syndicated facility led by IFC. The capital will support Amartha’s mission of expanding unsecured and sustainable loans for underserved female microbusinesses. [Read more] […]

Leave a Reply

Trending

Discover more from DailySocial.ID

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading