PT Mandiri Capital Indonesia (MCI), lengan modal ventura Bank Mandiri, kembali menggelar program Zenith Akselerator 2025. Program ini memberikan kesempatan bagi startup untuk menjadi mitra bisnis dalam ekosistem Mandiri Group, dengan dukungan penuh dari MCI dalam pengembangan bisnis dan kolaborasi strategis.
CEO MCI Ronald Simorangkir menegaskan bahwa Zenith 2025 hadir dengan pendekatan lebih matang dibandingkan tahun sebelumnya. “Tahun ini, kami tidak hanya berfokus pada penciptaan nota kesepahaman (MoU), tetapi juga mendorong kolaborasi nyata yang memberikan dampak konkret bagi startup dan ekosistem Mandiri Group,” ujarnya.
Ronald juga menambahkan bahwa proses seleksi startup tahun ini lebih mendalam dengan melibatkan Mandiri Group sejak awal. “Sinergi antara MCI dan Mandiri Group menjadi faktor pembeda Zenith 2025 dengan program akselerator lainnya,” tambahnya.
Lima Startup Terpilih dalam Zenith 2025
Melalui proses seleksi yang ketat, MCI mengumumkan lima startup terpilih untuk bergabung dalam Zenith 2025:
- DOOgether – Platform digital yang menghubungkan pecinta kebugaran dengan fasilitas olahraga untuk akses gaya hidup sehat yang lebih mudah.
- GOERS – Solusi all-in-one untuk menemukan acara dan membeli tiket secara seamless, membantu pengguna menikmati pengalaman baru dengan lebih praktis.
- Mimin – Solusi berbasis AI untuk mengotomatiskan interaksi pelanggan dan meningkatkan efisiensi operasional bisnis.
- PrimaKu – Aplikasi parenting dan kesehatan yang mendukung pemantauan tumbuh kembang anak, imunisasi, serta edukasi bagi orang tua.
- Tada – Platform loyalty dan rewards yang membantu bisnis mempertahankan pelanggan melalui strategi keterlibatan dan insentif yang dipersonalisasi.
Kolaborasi dengan Institusi Internasional
Dalam pelaksanaan program akselerator ini, MCI bekerja sama dengan berbagai institusi internasional, termasuk The Australian Trade and Investment Commission (Austrade), Amazon Web Service (AWS), Karna Law Firm, dan United Nations Development Programme (UNDP). Keterlibatan mitra-mitra ini bertujuan untuk memperluas akses jaringan bisnis dan investor, meningkatkan efisiensi operasional startup, memperkuat tata kelola (GRC), serta mengimplementasikan praktik bisnis berkelanjutan sesuai prinsip ESG.
Sejak pertama kali diselenggarakan pada 2024, program Zenith telah membantu startup seperti AI Rudder, Imajin, Lifepack, Praktis, dan Rekosistem untuk bersinergi dengan ekosistem Mandiri Group. Kevin Wu, Managing Director dan Co-Founder AI Rudder, yang merupakan alumni Zenith 2024, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan Bank Mandiri membantu perusahaannya mengembangkan solusi robo-collection yang meningkatkan efisiensi operasional perbankan.
Komitmen MCI dalam Membangun Ekosistem Startup
MCI berkomitmen untuk membangun ekosistem startup dengan fundamental bisnis yang kuat dan solusi yang menjawab tantangan industri. Oleh karena itu, Zenith 2025 dirancang dengan kurikulum yang terukur, mencakup mentorship, workshop, penyusunan workplan, hingga persiapan integrasi dengan ekosistem Mandiri Group.
Program ini akan berlangsung selama empat bulan, memberikan pembekalan strategis agar startup dapat berkembang dan bersinergi secara optimal.
Sejak didirikan pada 2015, MCI telah menjalankan berbagai inisiatif pendanaan, termasuk Balance Sheet Fund, Merah Putih Fund, Indonesia Impact Fund, dan BTN Fund. Selain itu, MCI mengelola program akselerasi Zenith dan program kolaborasi Xponent untuk mendukung pertumbuhan ekosistem startup di Indonesia.
–
Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan teknologi AI dan supervisi penulis konten






Leave a Reply